Tol Depok-Antasari Buah Tangan SBY untuk Rakyat

Tol Depok-Antasari dibangun sejak 2006 oleh Pemerintahan SBY dan dilanjutkan Pemerintahan Jokowi. (foto: detik.com)

Jakarta: Tol Depok-Antasari dibangun sejak 2006 oleh Pemerintahan Presiden RI ke-6 (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lalu dilanjutkan dan diresmikan Pemerintahan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Tol Depok-Antasari adalah buah tangan SBY untuk rakyat Indonesia, khususnya Depok.
Pembangunan Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi I yang dimulai sejak 2006, era SBY, diresmikan Jokowi hari ini, Kamis (27/9).

Konstruksi Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi I yang menghubungkan Antasari-Brigif sudah 100%. Tol Desari Seksi I memiliki panjang 5,8 km.

Simpang Susun Antasari akan menjadi titik pertemuan antara jalan menuju Lebak Bulus, Antasari, dan Kampung Rambutan. Baik jalan tol maupun jalan non tol.

  Obrolan Santai (Obras) SBY dengan Masyarakat Serang, Banten

Tol ini sudah dilengkapi dengan petunjuk arah sehingga pengemudi tak perlu khawatir tersasar. Pagar-pagar pembatas juga sudah tegak berdiri.

Pembangunan Tol Depok-Antasari Seksi I Antasari-Brigif berlangsung cukup lama. Padahal pemenangan tender tol ini ditetapkan pada tahun 2006. Menurut pengelola tol Desari, PT Citra Waspphutowa, pembebasan lahan menjadi tantangan utama dalam proses pembangunan tol.

Adanya tol ini akan memangkas waktu tempuh dari Brigif ke Antasari dan sebaliknya.

Sebagai informasi, Tol Depok-Antasari terbagi menjadi 3 seksi. Seksi I Antasari-Brigif membentang 5,80 km, Seksi II Brigif-Sawangan 6,30 km, dan Seksi III Sawangan-Bojonggede 9,50 km.

(detik.com/dik)

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: